Aktor senior Ray Sahetapy, yang dikenal luas di dunia perfilman Indonesia, meninggal dunia pada usia 68 tahun. Kabar duka ini diumumkan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 1 April 2025, sekitar pukul 09.04 malam waktu Indonesia Barat.
Ray Sahetapy, yang memiliki nama lengkap Fereng Raymond Saetapi, lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 Januari 1957. Sejak muda, ia menunjukkan minat yang besar dalam dunia seni peran, yang membawanya untuk menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta. Ray lulus dari institusi tersebut pada tahun 1988 dan segera mulai meniti kariernya di industri perfilman.
Sepanjang kariernya, Ray telah berhasil menciptakan banyak karya yang mengesankan dan menjadi salah satu aktor terkemuka di Indonesia. Ia juga mendirikan sebuah sanggar teater serta membentuk komunitas teater, menunjukkan dedikasinya terhadap perkembangan seni peran di tanah air. Wajahnya telah menghiasi layar bioskop nasional, dan kontribusinya dalam dunia seni telah meninggalkan jejak yang mendalam.
Dalam kehidupan pribadinya, Ray menikah dengan aktris Dewi Yuli pada tahun 1981 dan dikaruniai empat orang anak: Giska Putri Agusina Sayetapi, Ramaputra Sayetapi, Surya Sayetapi, dan Muhammad Raya. Kehilangan Ray Sahetapy merupakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya selama ini. Kompas.com masih berupaya untuk mengonfirmasi lebih lanjut mengenai detail kepergian aktor yang telah memberikan banyak inspirasi bagi generasi berikutnya ini.